dari buah ke biji kopi pilihan

Ada tiga langkah utama yang dibutuhkan untuk mempersiapkan biji kopi yang masih hijau untuk kita konsumsi.

Pemanggangan:

Memanggang kopi adalah suatu proses kimia yang aromatis, asam dan komponen – komponen lain yang juga dibuat, diseimbangkan atau diubah dengan suatu cara yang dapat menambah ketajaman rasa, keasaman, rasa yang tertinggal di mulut sesuai dengan keinginan si pemanggang.

Tahap pertama adalah endotermis. Kacang hijau dikeringkan perlahan sampai warnanya kekuning-kuningan dan akan mengeluarkan bau harum seperti popcorn.

Tahap kedua adalah, sering disebut dengan first crack (retakan pertama), terjadi setelah kira-kira suhu mencapai 205 °C (400 °F) dimana ukuran biji-bijinya nya membesar dua kali, warnanya menjadi coklat muda, dan beratnya mulai susut sekitar 5%.

Pada tahap berikutnya suhu meningkat dari 205 °C ke kisaran 220 °C, warnanya berubah dari coklat muda sampai coklat sedang, dan beratnya susut sekitar 13%. Hasil dari proses kimia tersebut dinamakan pyrolysis dan ditandai dengan perubahan komposisi kimia dari bijinya dan juga lepasnya kadar CO2.

Penggilingan:

Untuk ekstraksi yang sesuai, perlu dilakukan penggilingan kopi dengan benar. Menggiling biji-biji yang baru saja dipanggang sebelum diseduh adalah salah satu tahap yang penting untuk mendapat secangkir kopi yang berkualitas. Kopi tidak boleh digiling lebih dari 2 menit sebelum diseduh atau akan terjadi pembasian (oksidasi)

Penyeduhan:

Seni menyeduh kopi sama halnya dengan ilmu pengetahuan (sains). Kopi diseduh selama kurang lebih 4,5 – 5 menit menggunakan perbandingan 55 gram kopi bubuk per liter air filter (195-205 °F). Sebaiknya ditambahkan 2 sendok makan kopi per 6 ons air filter. Air filter dan air alami dari sumber mata air sangat dianjurkan. Air dari kran akan mengurangi rasa asli pada kopi dan beberapa kandungan mineral dibutuhkan untuk menunjang rasa dari kopi itu sendiri. Air suling tidak dianjurkan untuk menyeduh kopi karena kurang akan kandungan mineral yang mengeluarkan rasa alami kopi.